Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Work Hours
Monday to Friday: 7AM - 7PM
Weekend: 10AM - 5PM
BANDUNG – Sebagai fakultas yang mendukung studi humaniora dan literasi global di Jawa Barat, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Universitas Widyatama memfasilitasi pertemuan pemikir muda dari berbagai negara melalui acara The International English Festival 2026. Kegiatan berskala internasional yang mengusung tema relevan bertajuk pembaharuan berkelanjutan ini berlangsung pada hari Rabu, 11 Februari 2026. Melalui wadah intelektual ini, institusi berperan aktif dalam menjembatani kebutuhan industri multinasional akan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi linguistik serta pemahaman komunikasi lintas budaya yang mumpuni. Acara ini dirancang untuk memberikan panggung ekspresi bagi para siswa dan mahasiswa dalam menunjukkan gagasan kritis mereka secara lugas.
Suasana antusiasme akademis sudah terasa sejak pukul 08.10 WIB ketika ratusan delegasi memadati area institusi untuk mengikuti rangkaian pembukaan yang sarat akan nilai kebangsaan dan edukasi. Rangkaian acara mengalir secara harmonis mulai dari lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, hingga sambutan dari jajaran pimpinan fakultas yang memberikan pijakan pemikiran bagi para peserta. Dukungan penuh universitas terhadap inisiatif mahasiswa di tingkat prodi terlihat nyata ketika kolaborasi sinergis antara Program Studi S1 Bahasa Inggris dan Himpunan Mahasiswa Bahasa Inggris (HIMABI) mampu menciptakan ruang kompetisi yang suportif. Sepanjang hari, publik menyaksikan bagaimana kompetensi berbahasa diuji secara komprehensif melalui berbagai cabang aktivitas unjuk bakat seperti speech competition, story telling, news anchor, singing, ranking 1 dan vlog competition.

Eskalasi acara pada tahun ini mencatatkan lonjakan partisipasi yang sangat berkesan dengan kehadiran 161 delegasi dari puluhan institusi pendidikan menengah dan tinggi. Kehadiran delegasi internasional yang berasal dari Filipina, India, dan Timor Leste memberikan warna sosiokultural tersendiri sekaligus menaikkan standar kompetisi ke tingkatan global. Muhammad Salman Fadhil selaku perwakilan panitia penyelenggara menuturkan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata kerja keras sivitas akademika dalam menyaring bakat potensial sekaligus memperluas jejaring pendidikan. Menurut pandangannya, acara ini menjadi ajang pencarian bakat bagi para pemuda yang memiliki minat mendalam terhadap literasi bahasa asing sekaligus memperkenalkan Program Studi Bahasa Inggris kepada masyarakat luas.
Dinamika kompetisi yang tersaji di berbagai ruang kelas tidak hanya menguji ketajaman tata bahasa secara teoritis, tetapi juga melatih keluwesan interaksi para peserta saat berhadapan dengan penantang dari luar negeri. Atmosfer persaingan yang sehat ini dirancang sedemikian rupa agar para peserta dapat menyerap pengalaman langsung mengenai tata krama diplomasi global. Zeevarra, salah satu partisipan perwakilan dari sebuah sekolah menengah di Bandung, membagikan pandangannya mengenai urgensi penguasaan bahasa asing di tengah pusaran percepatan arus informasi saat ini. Dirinya mengungkapkan bahwa kompetisi ini sangat mengesankan karena mengharuskan peserta berhadapan langsung dengan masyarakat internasional sehingga mampu melatih kesiapan generasi muda dalam merespons percepatan globalisasi.
Perhelatan edukatif ini pada akhirnya bermuara pada pengumuman pemenang yang dilangsungkan pada pukul 15.10 WIB dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh pihak yang terlibat aktif di dalamnya. Presentasi komprehensif dari tim pemasaran universitas serta pengenalan mendalam mengenai kurikulum prodi di penghujung acara semakin mempertegas arah kebijakan institusi dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di pasar tenaga kerja global. Kedepannya, perputaran gagasan dan interaksi antar budaya yang tercipta dari festival ini diharapkan dapat terus berlanjut guna membuka lebih banyak peluang kolaborasi strategis. Lingkungan akademis yang dinamis ini senantiasa menanti kehadiran talenta muda lainnya untuk mematangkan potensi mereka dan menjadikan fakultas ini sebagai titik tolak perjalanan karier intelektual yang cemerlang.

